Akhir Pekan Bersama Dede Sarah

October 6th, 2007 by ratih-narsis

Hmmm dah lama ga nulis blogs..kangen jg :p

Wiken ini dihabiskan di rumah dede Sarah, selain aku kangen ma dia, tenagaku juga sedang dibutuhkan karena bibi popon mudik lebaran. Aku sih seneng-seneng aja.. ponakan tercinta..

Pagi ini, saur hanya 1 teguk air putih karena bangun kesiangan, maklum dapet mimpi yang bagus jadi bobonya keterusan. Hua3x…

Aku berangkat ke rumah Dede Sarah dengan membawa sebuah ‘grembolan’ kresek yang isinya kado dari ponakan Dede Sarah (bingung kan?) dan tas ransel yang penuh barang-barang titipan. Persis orang mudik.

Untung di busway dapet tempat duduk :)

Begitu sampai di depan pintu apartement, Dede Sarah menyambut, dia sedang berbaring di keranjang dorongnya dengan dot di mulut. Aku langsung mengampirinya dan disambut dengan wajah ‘konsentrasi’nya. Khi3x… lucu banget deh… parasnya seperti cikal bakal pemikir besar aja…

Akhirnya dia tidur, tapi tidak lama kemudian, dia menangis. Rupanya dia pipip. Karena aku belum pernah menggantikan popok (hanya pernah liat di film-2), jadi Bundanya memberi contoh.

Dan..benar juga, tidak berapa lama, Dede Sarah ‘poop’. Kali ini Aku yang membersihkan dan menggantikan popoknya. Sambil merayu dia agar tidak menangis.
Terkadang Dede Sarah rewel dan menangis (yah pokoknya mengeluarkan suara keras), akhirnya Aku gendong dan timang-timang hingga dia mengantuk. Cukup pegal sih.. karena cukup lama.. Dede Sarah emang sulit diajak bobok. Tapi, melihat wajahnya, Aku rela menimang dia lama-lama. I just want to give her comfort as best as I can.
Img_4714_1 Img_4716_1
Img_4722 Img_4731Kalau  Dede Sarah lapar, dia akan menangis keras sekali. Suaranya benar-benar mengundang simpati. Aku sering tidak tega mendengarnya. Apalagi kalau dia menangis, wajahnya langsung memerah dan kadang bibirnya bergetar. Kasian sekali melihatnya begitu. Rasanya ingin langsung memeluknya agar dia merasa nyaman. Nah… Kalau Dede Sarah sudah menangis keras, dia akan membuka mulut lebar-lebar yang akan langsung menutup begitu diberi susu. Lahap sekali…seakan-akan dia takut ASI itu akan meninggalkannya, Dede Sarah kalau minum susu sangat bersemangat, saking semangatnya, terkadang dia sampai berkeringat dan tersenggal-senggal. Hua3x… Sabar sayang…

Aku sampai di apartemen Dede Sarah sekitar jam 10, dan sampai jam 4 sore, kira-kira sudah mengganti sekitar 5-6 popok.. Pernah, Dede Sarah poop dan Aku sedang menggantikan popoknya, eh…. dia pipip… Khi3x… jadi aja sekalian.

Karena kata Bundanya tidak boleh dibiasakan meng-dot saat tidur, jadi dia harus ditimang-timang dulu sebelum tidur.

Bundanya tadi cerita bahwa saat dia sakit dokternya pernah bilang bahwa daya juang Dede Sarah untuk sembuh sangat besar. Ini suatu pertanda bagus, tapi… sepertinya Dede Sarah akan ada kemungkinan bersifat keras kepala. Yah.. buah kan tidak jatuh jauh dari pohonnya :p

Dede Sarah sepertinya ada bakat macho, dia hobby sekali menendang. Kalau minum ASI aja suka grasa-grusu dan akhirnya ASI suka berceceran ke wajah dan bajunya. Kalau sedang berbaring, tangan dan kakinya selalu aktif bergerak-gerak sembari mulutnya mengeluarkan suara ‘eh’ ‘eh’…

Ga sabar melihat dia tumbuh…. :)

Rasanya aneh sekali, waktu benar-benar telah berlalu banyak. Aku masih ingat, kami ‘momotaro’ selalu memasang wajah jutek kalau di acara Lebaran keluarga mendengar bayi-bayi menangis, sambil menggerutu, ‘brisik banget sih’. Tapi sekarang… mendengar suara bayi itu rasanya jauh lebih menyenangkan dari mendengar suara penyanyi manapun. Rasanya seperti memberi kehangatan, seperti mendapat panggilan akan sesuatu. Dulu aku tidak percaya bahwa wajah bayi itu akan membuat tenang lah membuat nyaman lah… tapi sekarang… aku percaya. 

My Early 24: Belated B’Day Celebrations & Submission to Femininity

July 3rd, 2007 by ratih-narsis

Okay, it was June 30, 2007 morning, I went to my sister house in Gunung Sahari, wearing skirt, girly shirt, and 3cm white high heels sandals by busway. In the afternoon, Mommy, my sister (Mba Dewi), my brother (Mas Nunu), my brother-in-law’s sister (Yuri), n me, went to Mangga Dua Square by 3 Bajajs, we did the ‘Mie Panjang Umur’ Ritual in GM. I actually ordered ‘Mie Ayam Cah Jamur’ because I thought that would be ‘Yamien Ayam with Jamur’. But then…TETOT! It was not Yamin, it was really ‘Mie Ayam Cah Jamur’. I looked at Mommy’s order ‘Yamien Ayam Jamur’, it looked more delicious…then i said, "Waaaakkk!!! Why do I always order the wrong menu? I thought mine would like that…(pointed to Mommy’s and Sister’s)" then..Mommy offered to exchange her with mine :D

After eating, Mommy, Mba Dewi, Yuri, n me went shopping for Bocin (Bocah Cinta - Fetus’s name). Gosh! That little creature does need lots of stuffs!!!! We bought clothes, hats, hands and feet gloves, breast pumps, baby milk bottles, blankets, ‘perlak’, baby bed-set, etc..We got discount and bonus because we bought lots…The store owner even said, "yg ini, ini (pointed to Yuri and Me), nanti kalau hamil ke sini juga belanjanya". My reaction: said ‘Amin’ and grinned.

We went back to my sister’s place by Bemo (a public transport which looks like angkot but the door is on the back side and it has only 3 wheels). We forced ourselves to use 1 Bemo and I can hardly sit and FYI, my thigh got pinched and became worse when Bemo rode on railways! Bocin! This is the proof of your aunty love, I did sacrifice my thigh for you! So be nice to me when you finally meet me! Wakakakak!

At night, we had dinner in Bandar Jakarta, Ancol. It was a bad time: weekend and holiday seasons…so Ancol was poured by lots and lots of people. I had to line up about 30 minutes to finally get a table for 6 (Mommy, Mba Dewi, Mas Nunu, Bang Dodi *brother-in-law, Yuri, and Me).

I picked: 1 Ikan Pecah Kulit (Mackerel) (originally, I wanted to order 2 Mackerels, but after saw the size of the fish, I picked only 1, the biggest); 1 Ikan Ayam-Ayam (originally, I wanted to order 2 Ikan Ayam-Ayam also, but the man from restaurant said that it took lots time to be done, while I knew well my family was in hunger, so I only picked 1, also the biggest); Squid (Well, the man from the restaurant asked me, "The Egg Squid or just Plain Squid?"…hmmm..I knew the Egg Squid would cost more than the Plain one, so I answered at once, "The Plain One!" wekekekek); Prawn (Okey, the man from the restaurant also asked me, "The Super, The Big, The Mid, or The Small one?" at once also I answered, "The Mid!"), and Shell (I wanted to order Shell that I usually ate, but I saw it nowhere, so I asked him, "you know, with stripes and wavy texture shell?" the man pointed on some shell and I looked at it, said ‘hell, no! the price’s a killing! 10.000rb/100gram!’ inside my head, instead i said, "no, no..not that one…" then I kept looking and found an almost empty pond with few empty shell, "this, this one (which I found it’s name is Feathered Shell" I said entusiastically, but the man said, "we ran out of it" I was so sad that time because I thought I could order Shell to make my sister happy (from what I heard from her, she really wanted to eat Shell), so I kept looking for the alternative (read: another cheap shell) but all I saw was high price Shells… :( I almost gave up and ordered ‘whatever shells’ that I thought might still available to be paid, but then I saw a full basket of Feathered Shell, just arrived, still fresh from the ocean! Thanks God!!!, & Sayur Kangkung.

These were the menu:

1) Deep Fried Ikan Pecah Kulit with separate sauce,

2) Grilled Ikan Ayam-Ayam Sweet-Chilly Flavour,

3) Grilled Squid with Soya Bean sauce,

4) Prawn with Padang Sauce,

5) Shell with Sweet-Sour Flavour,

6) Kangkung cah Tauco

The Foods were done after took a little longer time than I thought, but nevermind, they were still delicious :D. I was afraid that the foods won’t be enough for 6 peoples (actually, we can count as 7 people, since Mas Nunu has belly for 2 people, wekekekekek, sorry Bro, but as a good sister, we have to tell the truth wakakakakka!!!), but amazingly, all those 6 menus were sufficient and satisfied all of us, especially my brother who entusiastic about Bandar Jakarta because he saw it on Kuliner program in TV.

There was Live Music and apparently, there was some people who also celebrated B’Day. So… almost every 5 minutes, we heard "Happy Birthday" and "Selamat Ulang Tahun" songs…

Finally, the time to pay the bill was coming… I held my breath when I opened the book that held the bill, but then I was suprised, the bill stated little number, much less than I thought! I was so thankfull and so guilty (why guilty…? Okay, it was not the first time we went to Bandar Jakarta, the first time we went to Bandar Jakarta was February 2007 and I ordered Supreme Egg Crab and it rocketed  the bill…my sister still put the grudge regarding this matter wekekekek and I can only say "sorry" n grin ;p)

Here is the Bill:

Bandar_jakarta_bill Before we got in the car, we took pictures first in front of the restaurant.

When trying to get out from Ancol, we got lost once, and funny thing was there was a black mini van car that followed us, maybe he thought if he followed us, he would find the way out too…well, sorry we got lost too! wekekekek..

Back at my sister place, Mommy, Mba Dewi, Mas Nunu, n I slept in the same room. Mommy and Mba Dewi slept in bed, Mas nunu on the floor, and I on an extra bed on the floor…It’s been a long time since we ever slept in the same room like this.

The next day, I went up to Mangga Dua Square, I had appointment with my old friend, Ricca. Well, she actually invited me to a seminar with 8,000 peoples. I always feel uncomfortable in the crowd plus, the room was in the dim lights…so for about 2 hours..I felt my stomach growled. At 2pm, I excused my self to meet my other old friends, Tatu (Irma, Mia, and Nura), in Kelapa Gading Mall, at Pizza Hut, for my another belated birthday celebrations. To catch the time, I took a cab that costed me 50,000! But, it’s okay, I can’t wait to meet my sisters!

Finally, I met my sisters, no big changes, only Irma did bonding and she looked gain a little weight. We ordered Pan Pizza Supersupreme, Pitcher of Coke, Salad, and 10 buffalo wings. I did little bit show up, like, "look, look, new shirt, girly huh? only 40,000, and now, at once all of us, look under tabel, my new 3cm high heel sandals only 20,000" We chatted about the present life, past life, and the ‘if’ life. Ph_bill

I told them that I finally submitted my self to femininity, finally I feel comfort with femininity, although I still do have some crazy ideas pop up in my mind wekekekekek…need more time I guess..

Yes, I do finally submit my self to femininity. I even now, feel more comfortable with the way I walk. By submitting my self to femininity, I feel more peacefull.

I dont really know where this started, but I do believe it is the hormone. A strange thing that I can’t even see. I finally understand and admit that body can take over your brain. When I was teenage, whenever I got my period (menstruation), I never felt something change about me emotionally, only physically (well at my early teenage, I felt some hurt in my breast, but scientifically it was normal, the breasts were growing). But…almost mid 20..whenever I got my period, I become very sensitive, sometime I become very bad temperamental (read: very quite, can hardly smile, and spiritless), sometime I feel so melancholic (read: drop tears easily with/without particular reason). At first, I felt disturbed, but slowly but sure..I felt comfort with it.

What I am gonna write down is my wonder about female:

Every month, females get menstruation. Blood drips from the genital for 24hours x approximately 7days, and females have to live as usual. Indeed, there is a thing that can hold the blood. So, there is…every month, females for about 7 days live their live with bloody smelly and dump pants. Every months, for about 7days, females look at the shattered blood minimum about 3 times a day (at least whenever they change the pad), smell the awfull scent of rooten blood about 3 times a day, and feel the hot liquid around their croch 24hours. Some people even feel uncomfortable feeling, such as cramp in their stomach or sore breasts in early days of period. In some company, they serve menstruation day off, but some company dont, so females still have to work.

I still sometime hear males say, "females have tendency to be irrational and emotional," Well, can you control your body? Have you ever felt or experienced what I described above without complaining? what I am trying to say is…females sometimes act irrationally or emotionally not because they are monsters, they do have reasons. Females may be looked as weak creatures, but actually they are strong creatures. I cannot say about giving birth yet because I have not experience any. But, imagine, about 9 months, you live your life with exta weight that grows every second. Then when giving birth, the genital is dilated and again…blood comes out from the body.

So, males…give some respect to females…for females live with a gift/curse as female.. We don’t remember if we’ve been asked to choose the genital before we were born, it is not our fault. No matter what, we are human after all, we are one, so, help each other.

23 Going to 24: No Electricity, No Water, and Being Refugee 4 3days

June 25th, 2007 by ratih-narsis

First of All: HAPPY B’DAY FOR ME!!!! MUACH MUACH MUACH!!!

For All my Bestfriends and friends, thank you very much…I LOVE YOU ALL TOOO…*gyaaaa..sok celeb pisaaan..

Waaakkkk…mencapai juga nih 24..huhuhuhu…1 tahun lagi menuju seperempat abad…:p

Ada yang berbeda di tahun ini…ucapan selamat ulang tahunnya, ada kata-kata baru…yaitu: "semoga mendapat jodoh yang bla bla bla…" kata-kata baru yang bikin Aku nyengir kuda… (Hayaaah…baru lulus 2 tahun yang lalu… ), anyway…Amin. Seperti yang sering dikumandangkan kakak sulungku, "klo namanya jodoh, ga akan lari ke mana" tapi yang pasti klo ada yang tiba-tiba ngelamar Aku, Aku bisa teriak histeris dan lari tunggang langgang…. Hohohohohoho..(klo si pelamar ngejer pake kendaraan, mampus deh eikeee…)

Aku semalam melewatkan detik-detik menuju 24 dengan terlelap di kosan teman. No party at all…maklum besoknya takut kesiangan kerja. Yup…yup…di kosan teman…karena Aku sedang menjadi pengungsi yang mungkin sampai besok, yah..dihitung dari 2 malam yang lalu jadi 3 hari, karena pasokan listrik di daerah kosanku tak ada karena gardunya meledak, dan karena tak ada listrik inilah tak ada air…aiiih…eike kan Cancer Girl..mana bisa ga ada air..*meski temen-temen Aku menanggapi bencana ‘tak ada pasokan listrik-air’ ini dgn, "Lah, Tih, lo kan dah biasa ga mandi dulu…berarti ga papa dong…?"

Iya, jadi ceritanya begini…setelah berkunjung ke rumah Kakakku dan bermain dengan 2 ponakan iparku, Aku mendapati lingkungan kosanku gelap gulita..Kata anak-anak kosan, listrik mati sejak jam 12 siang (aku saat kembali ke kosan sekitar jam 8 malam) dan katanya kan berlangsung sampai 3 hari lamanya…Awalnya kukira bercanda…ternyata benar-benar bencana…

HP Aku baterainya Low-Bat dan akhirnya padam, Kak Thea salah satu HPnya juga Low-Bat, sementara HP yg satu lagi pulsanya mau habis, sementara Kami harus mencari tempat mengungsi. Rumah Kakakku sedang penuh orang dan jauh pula dari lokasi kerja Kami. Alhamdulillah, akhirnya dapat tumpangan juga di Kak Dea yang baik hati, langsung deh melaju ke sana dengan taxi dan dengan pakaian tidur, membawa tas ransel, dan tas kerja untuk besok.

Kamar kosanku yang hari sabtu-minggu sudah diberesin dengan rapihnya, berakhir dengan acak-acakan karena persiapan mengungsi dengan sinar temaran lilin…Aku juga meninggalkan sedikit tumis kangkung terasi dan hanya bisa pasrah dengan hasilnya saat Aku kembali ke kosan..:(

Dari kosan temanku itu ke kantorku, naik ojek 7ribu..yah..Alhamdulillah deh..kirain bakalan 10ribu..

Nah…semalam nih..pulang kantor Aku dan teman kerja makan bebek goreng dulu untuk makan malam. Aku akhirnya pulang dengan metromini 604 sambil dag-dig-dug…habis kalau malam hari dengar-dengar copet lebih aktif. Aku tidak ingat patokan di mana Aku harus turun dan alhasil…kelewat 5 blok..Wekekekekek…Alhamdulillah nyampe di kosan temen dengan selamat, meski kaki pegel-pegel..:D

Terinspirasi dari kata-kata Kak Thea, iya nih..mengungsi 3 hari aja rasanya ga enak banget…bagaimana dengan para pengungsi korban lumpur Lapindo ya? Sudah harta lenyap…kena hujan badai, kena terik mentari, dan maem nasi basi…

Malam ini Aku mau maem Mie Panjang Umur, tradisi di keluargaku..hahahahaha….

Weekend ini Aku akan merayakannya dengan Keluargaku..dengan gaji sendiri..owww..akhirnya…ToT terharuuuu…

Biasanya kalau mau ulang tahun, Aku bikin target macem-macem, tapi rata-rata tidak terlaksana yah..wekekekekek..tahun ini sederhana aja deh..:

1) Menabung *yang ternyata susyeeeeeh minta ampyuuuun, ya, bo?!

2) Menjadi manusia yang lebih baik…*klise sih..wekekekekekk..

Ow, iya…ngomong-ngomong "menjadi manusia yang lebih baik" nih..dulu Aku belajar senyum tepat 3 tahun yang lalu…wahhhh hasilnya lumayan…udah luwes nih.. Waktu awal belajar senyum sih…huahahahhaha!!! Kaku banget sampe sering dibilang, "mendingan ga usah senyum, deh" Ternyata senyum enak juga, cuma menggerakan sedikit otot, bikin hati sendiri senang, bikin orang lain senang, ga rugi apapun…so…KEEP ON SMILING EVERYONE!

Lyrics I Love: Enigma - Beyond The Invisible & Enigma - Return to Innocence

June 7th, 2007 by ratih-narsis

Enigma - Beyond The Invisible
(Michael Cretu/David David Fairstein)
.
I look into the mirror
See myself, I’m over me
I need space for my desires
Have to dive into my fantasies
.
I know as soon as I’ll arrive
Everything is possible
Cause no one has to hide
Beyond the invisible
.
Latvian Chant
Sajaja bramani totari ta, raitata raitata, radu ridu raitata, rota
(Translation
The brave and wise men came together on horse)

Close your eyes
Just feel and realize
It is real and not a dream
I’m in you and you’re in me
.
It is time
To break the chains of life
If you follow you will see
What’s beyond reality
.
Ne irascaris Domine,
ne ultra memineris iniquitatis:
ecce civitas Sancti facta est deserta:
Sion deserta facta est:
Ierusalem desolata est:
domus sanctificationis tuae et gloriae tuae
(Translation
Do not be angry Lord,
or remember iniquity forever:
behold the Holy City is a desert:
Sion is mad a desert:
Jerusalem is desolate:
the house of your holiness and glory )

Enigma - Return To Innocence

That’s not the beginning of the end
That’s the return to yourself
The return to innocence
Love - Devotion
Feeling - Emotion
Love - Devotion
Feeling - Emotion
Don’t be afraid to be weak
Don’t be too proud to be strong
Just look into your heart my friend
That will be the return to yourself
The return to innocence
If you want, then start to laugh
If you must, then start to cry
Be yourself don’t hide
Just believe in destiny
Don’t care what people say
Just follow your own way
Don’t give up and use the chance
To return to innocence
That’s not the beginning of the end
That’s the return to yourself
The return to innocence
Don’t care what people say
Follow just your own way Follow just your own way
Don’t give up, don’t give up
To return, to return to innocence.
If you want then laugh
If you must then cry
Be yourself don’t hide
Just believe in destiny.

Three Musketeers’re Back to Softball Field

June 6th, 2007 by ratih-narsis

Jadi…tanggal 1 juni dini hari, jam 4 pagi, Ra terbangun krn bunyi alarm. Tapi..Ra minta discount..jadilah bangunnya jam 4.45..langsung ke kamar mandi, trus siap2 berangkat ke Gambir..

Jam 5.15, keluar kosan dan menunggu taksi, ternyata sepi banget…taksi yang lewat pasti ada penumpangnya..akhirnya Ra dan teman Ra memutuskan untuk jalan dulu. Ra membawa DVD player dan tas ransel dan mengenakan clana training, sendal jepit, dan kaos persis seperti maling :D

Kreta Cirek berangkat tepat waktu, sampai di cirebon jam 9.09. Ra langsung dijemput mami dan melaju ke lapangan Kejaksan, yang ternyata udah lumayan rame. Ra maem empal gentong dulu di mobil, trus langsung deh ke lapangan…ganti sepatu dan pemanasan.

Ow…setelah 5 tahun tidak pernah ke lapangan..lari 4 kali bolak-balik di pinggir lapangan saja, rasanya mo matiiii :p napas rasanya tinggal 1 helai benang :p Duwwww…serasa tuaaaa banget..:D

Nan lagi jadi catcher untuk anak smunda, Fitri. Nan jg mengaku pegal-pegal, tidak se-fit dahulu kala. :D Ra selesai pemanasan, Nan minta off sebentar hue3x..benar2..mesin sudah tua kita :D

Dan…benar juga..setelah 5 tahun ga pegang glove dan bola..dalam 10 lemparan, hanya 3 bola yg strike seperti dahulu..sampai-sampai Nan harus lompat ke sana-kemari..(sorry, Nan) kekencangannya jg sudah jauh menurun..:D

Klo mukul sih..masih okeh lah…hue3x…lebih baik malah dari yang dulu…soalnya udah ga ngelempar bet lagi :D dan masih seperti yang dulu, "yang penting gaya dulu, hasil sih terserah" hue3x..semoga junior ga ada yang niru prinsip ini :D

Usai latihan per individu, akhirnya latihan game…awalnya Ra jadi Short-stop..weeewwww..sering lupa masuk ke 3rd :D…maklum..dulu kan pitcher kebanyakan diem di lingkaran :p Trus akhirnya gantian jadi pitcher lagi :D yah…bolanya masih 3strike dari 10 lemparan :p

Pulang dari lapangan Ra, Nan, Henry ‘Kodok’, Debby, n Willy ke rumahnya Rini, menjemput. Ra yang udah 8 bulan ga ke cirebon, seneng-seneng aja diajak muter-muter…Nyampe di rumah Rini, langsung deh..minum sepuasnya :p

Sambil menunggu Henry solat jumat, cewek CQ pada ngrumpi..

Dari rumah Rini, langsung ke rumah Debby yang ternyata adiknya Eri, anak-anak pada ribut semua…siaulll..itu mah jaman ABG…dah lewaaaat!!! :D Lumayan di rumah Debby dapet minuman berasa dan gratis :D

Dari rumah Debby, langsung ke rumah Nan, ngambil perangkat mandi, kemudian nganter Willy dan langsung ke rumah Ra, Henry langsung pulang.

Datang-datang ke rumah..capek setelah latihan..langsung maem siang dengan pembuka es cendol :p

Setelah maem siang, Three musketeers bobo-boboan, ngrumpi, dan foto-foto :D

Malamnya, Three Musketeers ke Grage, sayap kanan Lt. 3 yg kata Rin tenantnya ganti..yah..cuma minum dan maem kentang goreng (menu wajib Three Musketeers) dan…foto-foto lagi! Ow, iya..Three Musketeers juga menorehkan "Three Musketeers were Here" di salah satu kanvas, pake tinta merah :p

Ra di Grage beli gantungan Hape..yg sempat tertinggal di counternya, jadi Ra dan Rin sempat balik dulu ke Grage lagi setelah nyampe di Pondok Lele..

Di Pondok Lele, Ra pesan bebek goreng n 1 nasi uduk, Nan, bebek goreng n 1/2 nasi uduk, sedangkan Rin, bebek goreng n 1/2 nasi biasa, minumnya hanya teh hangat…total habis cuma 31ribu…cintaaa deh ma Cireboooon! Sebelum masing-masing pulang…foto-foto lagi!

Besoknya…(2 Juni, 2007) bangun-bangun badan pegel semua…punggung rasanya mau patah..duwwww..serasa jadi kelas 1 smu lagi, saat baru belajar pitching…pundak sakit semua..pinggang dan punggung jg sakit semua…paha juga sakit semua…yah..meringis aja deh seharian..tapi semangat tetap tinggi..hue3x..jadi bangun juga dari tempat tidur dan mencuci pakaian, memetik bunga untuk nyekar, dan berangkat ke makam alm. papi.

Pulang dari nyekar, Ra ke rumah Nan, bawa mangga mentah, terus ngrujak deh sambil ngrumpi..Ra dan Nan sempet bobo siang dulu (yah kata Nan sih, "Tih, kamu tidur kebluk juga ya!" sambil menunggu kedatangan Rin..

Magribnya..maem baso lewat..lumayan lah..trus ngrumpi lagii…dan..foto-foto lagi!

Dari rumah Nan, sebelum bubar lagi…maem kentang goreng dan otak-otak dulu di kafe lesehan di Jl. Kartini..dan…foto-foto lagiiii!!!! awalnya kamera digital ditinggal di rumah Nan, akhirnya Nan bela-belain telepon adiknya untuk membawakan kamera digital ke lokasi Three Musketeers berada :D (Narsis AKUT!!!!)

Dalam perjalanan pulang, Ra beli sate jeroan ayam yg Ra idam-idamkan selama ini…Alhamdulillah ada..senangnya..

Sesampai di rumah, ternyata mami juga membelikan tahu gejrot..langsung deh Ra santap :p

Karena di kosan jakarta ga suka nonton TV karena sinyalnya buruk (terhadang oleh gedung-gedung tinggi), jadi Ra di Cirebon puas-puasin nonton TV…kebetulan ada Batman Forever..khi3x..ada Chris O’Donell yg lucu itu :D

Esok paginya (3-Juni-2007), setelah menyiapkan barang-barang untuk dibawa ke jakarta, Ra sarapan..tapi kemudian merasa mulas datang bulan dan akhirnya minta discount..bobok lagi deh 1 jam..akhirnya jam 9 baru siap-siap ke lapangan..jam 9.30..Nan menelpon..hue3x..ternyata dah pada kumpul..

Sampai-sampai di lapangan, ternyata udah rame..akhirnya pemanasan bareng..ada beberapa gerakan pemanasan baru yang tidak Ra kenal…khi3x..jadi kaya anak TK gitu..bengong trus telat ngikutin gerakannnya…:D

Three Musketeers lari 1x keliling lapangan..Ra terkagum..ternyata masih sanggup..kirain bakalan tewas di tengah lapangan :D

Trus, Ra latihan pitching ma Nan, Rin latihan bareng anak-anak yang lain. Trus rame-rame akhirnya pindah ke latihan mukul dan jadi outfield..(nah di sini Ra lupa ga pake topi..makanya jidat Ra jadi gosong nih :D)

Dari latihan betting berlanjut ke latihan menangkap bola ground, Ra masih cukup cekatan :D Hanya saja, Ra sempet nangkep bola ground yang ga ketangkep ma junior, tapi emang bolanya kenceng banget, seperti biasa, glove di bawah dan tangan kanan menjaga di atas pergelangan tangan kiri…eh..si bola naik keras banget..dan akhirnya jari tengah kanan Ra bengkak..sampai sekarang juga masih ungu ga jelas gitu :D

Akhirnya pertandingan di mulai jam 11an lebih..yang tua-tua (Three Musketeers) ditaruh di list mukul paling atas…WAXXXX!!!! Ajegile!!!! Udah gitu Ra paling pertama lagi! Alhamdulillah ga malu-maluin…cuma larinya yang malu-maluin :D masih "kodok" style..

Ining pertama…mencetak skor 4, lawan (gabungan smu 3 & 6) juga mencetak skor 4, ining ke 2 (sama-sama tidak memberi kesempatan mencetak skor), dan ining ke tiga (CQ mencetak skor 2)…akhirnya CQ menang dengan 6-4!

Selama pertandingan…karena jaga di outfield dan ga pernah dapet bola, plus ngantuk dan udah pegal-pegal…Ra ngantuk banget…jadi untuk menghilangkan rasa kantuk plus membalas hutang karena tidak mencetak skor, Ra jadi penggembira..alias teriak-teriak menyuport pemain lain dan membuat jiper nyali pemain lawan :D

Selesai pertandingan…Foto-foto lagi!

Sempat rapat dulu anak-anak CQ…tapi Ra harus mengejar kereta..jadi Ra kembali ke mobil dulu untuk maem siang…eh..ternyata rapat selesai, jadi Rin dan Nan ikut mengantar Ra ke gerbong kereta..masih dengan celana dekil karena tiger sprung yg gagal dan atasan yang bau prengus karena keringat…Three Musketeers kembali foto-foto di kereta :D

Yah…beginilah..meski lelah..tapi Three Musketeers puas..karena menang :D

Prinsip Three Musketeers: "Kalau sudah di lapangan, tuntaskan tugas, berjuanglah semaksimal mungkin" :D

Balik-balik ke Jakarta…Ya Ampyuuun…kaki Ra sakit semua..nurunin tangga di Gambir hampir semaput..(bener-bener deh mesin tua..jadi inget Terminator 1)..tanggal 4-Juni.. di kantor…saking sakitnya badan..Ra sampai ga sanggup duduk tumpang kaki….hanya bisa ngangkang aja…untung aja..mejanya tertutup.. Plus..klo jalan..udah kaya nenek-nenek encoook…duuuuh…kasian amat yaa…:D

Riding on A Death Seat in Weekend!

April 17th, 2007 by ratih-narsis

Okay, hari jumat kemarin tgl 13, Ra berencana untuk nginep di rumah kakak Ra, udah bawa tas ransel segala. Sorenya, chatting ma Chicko yg ngajak ketemuan di Plangi, mo ngasih foto2 yg di Bandung itu. Jadilah, jam 18.00 Ra duduk di Rice Bowl sendirian, gara-gara si Chicko bilang akan on-time, padahal sebelumnya Ra udah sempet-sempetin beli Mpek-Mpek pesanan ibu hamil.

Karena laper, ya udah, Ra pesan Sapo Tahu Seafood. Untung jg sih, Chicko n Dika datangnya ngaret, soalnya Sapo Tahu Seafoodnya di Clay Pot, panas banget! Jam 18.30an Chicko & Dika datang, cengar-cengir, trus cipika-cipiki, and pesen paket murah-meriah :p

Dika datang ke jakarta krn ada test di sebuah perusahaan gitu deh.

Oh, ya, si Chicko sibuk garuk-garuk leher n akibatnya lehernya merah-merah. "Kenapa lo?"

Chicko, "iya, nih.. alergi parfum"

Ra, "Palsu ya?"

Chicko, "ya iyalah! masa gw bli yg asli?!" (gyahahahaha! dimaklumi, namanya jg pegawai miskin! :D)

Akhirnya kita liat-liat lah tuh foto. Damn! I look amazingly stunning! *Narsis mode on!

Ada pose yg manis, pose garing (but still look georgeous though), pose sexy, n pose ‘megawati’. :D

Karena Chicko n Dika mo ngrokok, akhirnya mereka bertiga pindah ke smoking area, yg tersedia cermin di belakang kursinya. Langsung deh Narsisnya keluar semua, plus Dika bawa camera digital. Untuk memanjangkan waktu duduk, akhirnya Ra pesen taoge goreng, yah…lumayan enak lah..tp lebih enak Lumpia Basah!

Ternyata Dika dapet panggilan test di PLN siang itu, dan berencana untuk balik ke Bandung malam itu jg. Akhrinya dari Plangi langsung naik busway. Awalnya sih mo langsung ke Dukuh Atas (apa Karet ya? lupita eike), tapi karena buswaynya penuh melulu, jadi kita ke Masjid Agung dulu (sarannya Chicko nih). Iya sih sepi, skaligus makin malem, lampu haltenya aja dah dimatiin.

Sampe di tujuan, Dika turun sendiri ke kosan temennya, ambil barang-barang, Ra n Chicko menunggu di halte (sambil mendengarkan Chicko nyanyi-nyanyi seperti biasa). Dari situ, mereka bertiga naik busway ke Pulogadung, untuk mengantar Dika naik bus ke Bandung. Akhirnya Ra tau jg di mana itu Rawamangun, yg ternyata jauuuuuuuuh…(sorry, Chick).

Sampailah kita di Terminal Pulau Gadung, sekitar jam 11 malam!!!! (di Terminal Pulau Gadung, Jakarta, Jam 11 Malam, Jumat 13 lagi, Tuhan pasti sayang banget ma 3 orang itu sampe mereka selamat-selamat aja!) Ternyata bus ke Bandung udah ga ada, tp kemungkinan di Terminal Rambutan masih ada (yg Ra ga tau di mana itu!).

Mereka akhirnya memutuskan untuk mengantar pulang Ra dulu. Ra bergandengan tangan dgn Chicko di jalanan terminal yg masih lumayan ramai itu.

Chicko, "Pegangan kamu erat banget, hunny? kamu takut ya?"

Ra, "yeah..this is not my territorial n gw ga jelek2 amat" *keukeuh…

Akhirnya mereka bertiga naik bus warna hijau. Mulai tengah malam, jalanan sudah sepi, supir bus itu dah nyupir sekenceng-kencengnya aja…Riding on the Death Seat bgt lah! Udah serasa jadi Harry Potter! Bedanya bus yg satu ini ga anti bentur! Saat Ra mau turun pun, si supir ngerem gila-gilaan, sampe Ra nyaris terpelanting!

Dika n Chicko nganterin Ra jalan kaki sampe ke rumah kakak Ra. Sampe di sana, langsung minta peta, yg ternyata terminal Rambutan itu dari ujung ke ujung klo diliat dari lokasi mereka berada!

Tadinya Ra mengusulkan untuk bermalam di McD Sarinah aja, jadi pagi-pagi naik travel yang mangkal di situ. (Ra ga kebayang kalo ide itu jadi dijalankan, tadinya sih mau gitu, klo Ra ga bawa Mpek-Mpek pesenan Ibu hamil.)

Akhirnya ya…Dika berhasil dapet tumpangan di salah satu temennya di Rawamangun dan besok paginya dia naik travel dan sampai di Bandung dgn selamat. Fyuuuh…

Ra Best Weekend in April 2007

April 9th, 2007 by ratih-narsis

Ini cerita tentang Ra’s Best Weekend in April 2007:

Ra memang sudah berencana ke Bandung awal April, plus keluarga inti Ra kumpul di Bandung pula awal April. Jadi 2 minggu sebelum libur panjang itu, Ra beli tiket deh. Oh, iya…waktu beli tiket itu, Ra kan nulis di depan loket pemesanan, tiba-tiba mba-mbanya teriak, "Heh! Minggir kamu!"

Ra kaget banget! Refleks, Ra mendengak dan melihat ke si mba-mba itu, ‘loh, kok mbaknya ga ngeliat ke arah aku…?’ trus Ra ngikutin arah pandangan mba-mba itu, ternyata ada calo yg mo ikutan ngantri.  Fyuuuhhh…ga kebayang deh kalo mba-mba itu teriak tujuannya ke Ra..bisa jadi udang rebus Ra.

Ternyata jadwal kereta ada perubahan, jam Fave Ra, kereta 18.25 ditiadakan. Jadi Ra terpaksa ambil Argo Gede 19.30.

Tgl 5 April, pulang kantor Ra maem pecel lele dulu di warung tenda deket kantor. Trus, langsung melaju ke Gambir dgn P15. Buuuuuuwwww…jalanan macet bangeeeet…sampe di gambir sekitar jam 18.50. Ya udah deh, Ra luntang-lantung di Gambir aja, sampe kereta datang. Liburan panjang gini, orang-orang tumpah ruah di Gambir, tapi ga ada 1 pun yang Ra kenal. Ra udah kaya anak ilang aja deh..saking bosennya Ra sempet mikir untuk lari-lari dgn tangan ke atas sambil teriak-teriak kaya Spongebob.

Saking bosannya juga, Ra akhirnya iseng memperhatikan bahwa di Gambir pada malam itu, ga ada cewek yg pake baju biru selain Ra dan seorang ibu, yg pake baju biru lainnya laki-laki semua.

Akhirnya kereta datang juga setelah telat 30 menit dari jadwal semula. Ra duduk sebelah jendela dan doa Ra terkabul, sebelah Ra tidak ‘busuk’. Khi3x.. Setelah sekitar 15menit perjalanan, ditayangkan Film di TV KA. Eng Ing Eng…Ra di dalam sebuah kereta yg berjalan, di Indonesia yg belakangan sering terjadi kecelakaan kendaraan publik, plus rute ke Bandung itu harus melewati jembatan besi (yg besi-besinya entah sudah berapa tua) yg lumayan tinggi, daaaan…ditayangkan film "FINAL DESTINATION 3"! Halaaaah!!!! udah deh…zikir aja deh…

Sampe-sampe di Bandung, cipika-cipiki ma Mommy, maem Semur Jengkol buatan Mommy, bersih-bersih, bobok deh..

Pagi harinya, saat mau ganti baju, Ra menemukan bahwa Ra tidak bawa clana ganti! Vuantaassss tas Ra kok tidak menggembung…Ya udah jadi aja 2 hari ke depan terpaksa pakai clana kerja yg Ra pake dari kemarin.

Sorenya, Mba Ra datang, plus keluarga besar suaminya. Ra sempet mangku ponakan ipar Ra, Farhan apa Fatur gitu…lucu deh..biasanya dia cerewet, tapi di pangkuan Ra dia jadi pendiem malu-malu gitu (atau ketakutan???!!!!)

Akhirnya rame-rame maem malam di Warung Laos, cipaganti, depan McD 24jam yang menghidangkan masakan Italy, harganya cukup tinggi, tapi rasa sangat memuaskan. Seperti biasa, badan Ra yang cukup ramping ini dengan ajaibnya muat makanan banyak. Ra tadinya mau pesen ‘Ribs’ tapi udah habis, ya udah akhirnya pesen Sirloin aja, entah kenapa Ra lagi pingiiin bgt makan daging berlemak yg dibakar (hmm..ga aneh deh klo jantungnya mulai aneh), plus Salad. Minumnya Strawberry Yoghurt. Enaaaaak deh…

Dari situ, keluarga inti Ra menuju McD, ha3x..yah..masih ada yg blum puas, plus McD wangi banget sih…n akhirnya Ra ke rumah Mia. Irma, Mia, n Nura kaget karena Ra pake baju Baby Doll, yg menurut Irma, "ngga lo banget gitu loh!" Ra sih suka-suka aja dengan baju baby doll ini klo makan banyak jadi ga terlalu terlihat endut, biarin aja dikira lagi hamil jg :p

Akhirnya nonton: Hannibal Rising, Curse of Golden Flowers, & Detective Conan.

Besoknya seperti biasa, TaTu berfoto-foto ria, khi3x…sekarang sih pada endut-endut :p

Ra di Mia hanya sampe siang, soalnya ada janji dgn Nanan, maem di Sushi Tei. Chicko, Dika, dan Cheva juga ikutan gabung di Sushi Tei. Pokoknya Meja yg paling ribut ya meja Ra itu. Karena ide Cheva & Nanan, akhirnya jadi aja nonton Persib Vs. Psms di Stadion Siliwangi. Tadinya mau ambil tempat duduk yg aman, tp karcisnya mahal, jadi ya udah deh..ambil karcis yg murah aja, deh…plus doa aja :p

Waktu ngantri masuk, bussseeettt…padet bgt, dorong-dorongan..kebanyakan cowok..akhirnya mereka saling gandengan tangan biar tidak ada yg terpisah. Yang lucunya, Ra sempat hampir terpisah, terus memaksakan diri untuk maju dgn menyelinap, cowok yang Ra lewatin melihat, kemudian, "eh…kasih jalan awewe…" (yah kurang lebih gitu deh). Langsung deh girly on, "maaf, A..punten ya.." hohohohoho…!

Karena kena lumpur, clana Ra, Ra gulung ampe lutut, udah kaya petani aja deh!

Sepanjang pertandingan Ra berdoa smoga ga ada kerusuhan dan berdoa Persib ga nge-gol, soalnya kalo gol 1x, Chicko bakal buka baju, klo gol 2x, Cheva bakal buka baju! Wuuuuduuuuuwww…Ra ga tau deh klo ampe kejadian :p

Di tengah-tengah pertandingan, si Chicko malah sibuk foto-foto diri sendiri, tp akhirnya anak-anak yang lain jg bergabung. Ra inget banget ada Bule di deket mereka, yang senyum-senyum geli melihat kelakuan mereka itu.

Meski pertandingan dah usai, mereka tidak langsung beranjak dari tribun. Mereka keukeuh foto-foto dengan background lapangan hijau, sampe manjat2 jaring segala dan ditonton polisi penjaga. Saat bus Persib memasuki lapangan, Nanan dan Chicko menghampiri dan dadah-dadah seperti fans, ya udah Ra ikutan jg, tapi cebel! cuma 1 orang yang bales! Yeyyyyy…emang situ mainnya bagus apa?

Dari Stadion Siliwangi, mereka ke warung tenda-tenda di Jl. Surapati (klo ga salah, Ra ga hapal nama-nama jalan sih :p), Ra pesen pisang susu keju, enak jg. Krn warungnya penuh, akhirnya gabung ma sepasang kekasih. Ra, Nanan, Cheva, Dika, & Chicko kerjaannya ngebanyol melulu, sampe pasangan itu akhirnya ga tahan pingin ketawa.

Ra: "udah mba, klo mo ketawa, ketawa aja, ga papa kok," yg ujung-ujungnya kenalan.

Selesai makan sekitar jam 11 malam lebih yg ditutup dgn rencana ke Kebun Binatang ITB esok hari, akhirnya Chicko & Dika mengantar Ra & Nanan, sambil muka Chicko bersungut-sungut…sorry deh…

Sampe di kosan Nanan, Ra mandi sambil menahan pekik, habis airnya dingin banget! Klo ga mandi takut panuan deh…tadi berjejalan dengan sekian banyak orang!

Pagi harinya, dengan badan pegal-pegal, akhirnya terpaksa bangun dan mandi. Dengan masih clana kemarin yg masih digulung slutut (soalnya udah ga tega liat lumpur yg nempel di clana itu), Ra naik angkot Pink. Tapi karena ada pasar kaget di Gasibu, akhirnya angkot Pink itu berhenti di Sindang Reret. Ya udah Ra jalan aja, eh…baru aja jalan berapa langkah..’hmm..kaya kenal nih gerobak…WAH!!!! LUMPIA BASAH!!!!’ langsung deh Ra beli…harganya naik jadi 3ribu, tapi porsinya lebih banyak. Ra puasssss bgt! Habis dah kangen bgt sih!

Karena Ra kangen ma jaman kuliah dulu, akhirnya Ra napak tilas dari Gasibu jalan ke ITB via jalanan DU. Lumayan pegel sih..tapi senang…walo sempet mo ketabrak berkali-kali…

Karena macet dan hal-hal yg lain, Nanan, Chicko, & Dika ngaret nyaris 30menit lamanya, Ra udah dgn rambut ala kadarnya (dijepit doang), tas ransel, clana digulung slutut, t-shirt, n sendal jepit manik-manik, lumayan ditonton orang, "gw sempet ngira lo turis gitu" - Chicko, yaaah..maklum chat rambut hitam Ra luntur, jadi highlight rambut Ra nungul lagi dikit. Begitu masuk kebun binatang, 4 orang itu langsung beraksi di depan kamera digital.

Chicko sempet protes dgn rambut Ra yg ala kadarnya, "kaya pembantu!" n bela-belain nyisirin rambut Ra dulu sebelum akhirnya berpose bersama burung kakak tua hijau yg saat mau difoto malah berjalan ke samping, dan 4 orang itu akhirnya ikut jg bergeser ke samping. Niaaaaat!

Trus mereka mendatangi burung Pelican yg kandangnya bau! Saat sedang memperhatikan betapa besarnya burung Pelican itu (vuaantasss bisa bawa bayi klo di kartun-kartun!), Ra, Chicko, & Dika menangkap kamera yg mengarah ke mereka, langsung deh mereka berpose.

Nanan, "ini bukan motret"…DUENKKKK!!! Ra & Chicko langsung deh jelalatan ga karuan, melakukan gerakan-gerakan aneh, yg klo di YouTUBE sih entah deh laku apa ngga :D

Dari kandang-kandang Unggas, 4 orang itu menghampiri kandang-kandang macan. Ra antusias berpose dgn background macan sumatra, tp entah si macan itu sebel mgkn sama orang narsis, si macan malah tidur membelakangi Ra. Udah gitu bersin lagi! Dongkol, ya udah Ra cutik-cutik dia pake ranting, tetap tidak bergerak. Ya udah, akhirnya Ra berpose dgn dia entah menghadap ke mana.

Ada macan cheetah, yg kerjaanya muter-muter mlulu..Ra curiga dia mau naik haji nih…

Akhirnya Ra melihat sendiri Macan Putih! WAAAH!!!! TERNYATA BESAR YAAAAA!!! Tapi dia tiduran mlulu..cebel!

Dari kandang Macan, 4 orang itu berlanjut ke Sarang Ular. Oh, ya..Ra dan Chicko berpose di bawah palang "Sarang Ular" dgn penjiwaan yg amat sangat..Khi3x..

Ra berpose dgn ular pendek di bahu Ra, kaya Britney gitu deh…Chicko jg ga mau kalah, padahal dia takut bgt! Sempat digodain ma pawang ular, si ular kecil menjilat tengkuk Chicko dan Chicko spontan teriak histeris keras banget yg menyita perhatian para pengunjung di sekitar! Hua3x…!!!!

Pokoknya foto-foto bareng ular ini banyak banget deh!

Lanjut lagi, ke kandang Buaya, sepertinya ada buaya air tawar Nil deh, kalo diliat dari bentuk perutnya sih… 4 orang itu akhirnya sukses menyewa perahu dayung hanya untuk mereka. Dengan perahu sempit yang mudah oleh, 4 orang narsis itu tetap saja berpose bergerak, pindah sana, pindah sini :D

Ra sempet berpose di sebelah palang "AWAS GALAK"nya kandang Anak-anak buaya, khi3x!!!! Idenya si Chicko nih…

Trus mereka melihat kuda nil yg ternyata Gede banget dan kandangnya bau bgt, ampe Ra mau muntah!

Setelah puas istirahat di sebuah gubug dan bernyanyi-nyanyi lagu Bryan Adams - I Finally Found Someone (yang nyanyi sih sebenernya Chicko & Ra, Dika & Nanan sih mgkn nahan malu aja khi3x…!, 4 orang itu akhirnya makan di warung. Ra pesen gado2, Dika & Chicko pesen baso kuah, Nanan pesen Yamien. Di tengah-tengah acara makan, Chicko tiba-tiba teriak histeris, "HAAAAH!!! NAIK ONTA!" GUBRAAAK!!!! Ra, "Apa???!"

Chicko sambil menunjuk, "Itu, itu naik onta!" nye-elaaah kiraiin apaaaaan…

Selesai makan, karena mau hujan juga sih, akhirnya mereka kluar dari Bun Bin. Sebelumnya mereka berpose-pose aneh dulu. Ra berpose jadi ‘Storm’nya X-men, sebelumnya Chicko mengacak-acak rambut Ra sampe rasanya ada yg kecabut beberapa!

Di luar gerbang bun bin, setelah dipelopori Ra, akhirnya semua berpose nunggang kuda putih! :D

Sebelum ke station, 4 orang itu ke BIP dulu, numpang pipis and beli McD. Trus ke BEC, nyetak foto. Ra akhirnya ke station hanya dng Chicko & Nanan, soalnya Dika harus kerja. Hiks…Next Month apaan nih temanya???!!!!

Another Day in Paradise…(Brandy’s Another Day in Paradise & Stacie Orrico - Instead)

March 14th, 2007 by ratih-narsis

It’s about a week ago, I went to a traditional market. I saw a skinny poor old woman, selling some veggies which were not vary and not attractive ones. She didn’t have her own stall, so she just put her goods in some corner. She’s very nice. She’s old, but she’s trying to keep on making money for a life.

The view makes some thoughts flashed in my head. ‘How if my mom were in her position?’ ‘How if I were in position?’ ‘What does she feel being in that situation?’ ‘How much does she get per day?’ ‘How does she live her life with that little money?’ and another and another…

On the way home, I heard Brandy’s Another Day in Paradise from somewhere, and this feeling just sucked me in and at a sudden, water just filled my eyes.

BRANDY LYRICS

"Another Day In Paradise"
(feat. Ray J)

She calls out to the man on the street
"Sir can you help me?"
It’s cold and I’ve no where to sleep,
is there somewhere you can tell me?

He walks on, doesn’t look back
He pretends he can’t hear her
Starts to whistle as he crosses the street
Seems embarrassed to be there

Oh, think twice, ’cause it’s just another day

for you
and me in paradise
Oh, think twice, ’cause it’s just another day

for you,
You and me in paradise

She calls out to the man on the street
He can see she’s been crying
She’s got blisters on the soles of her feet
She can’t walk but she’s trying

Oh, think twice, ’cause it’s just another day

for
and me in paradise
Oh, think twice, ’cause It’s just another day

for you,
You and me in paradise

Oh lord, is there nothing more anybody can do
Oh lord, there must be something you can say

You can tell from the lines on her face
You can see that she’s been there
Probably been moved on from every place
‘Cause she didn’t fit in there

Oh, think twice, ’cause it’s just another day

for
and me in paradise
Oh, think twice, ’cause It’s just another day

for you,
You and me in paradise

Just think about it

It’s just another day for you and me in

Paradise
It’s just another day for you and me in

Paradise
It’s just another day for you and me in

Paradise

Stacie Orrico - Instead

I saw him shaking his change in a coffee cup
Asked for a dollar but I told the man to give it up
Said he’s hungry i dont think that it’s true
I bet my dollar he’d just spend it on booze
I turned my back on him and began to walk away
But then i heard a little voice inside me say
What if it’s really true? What if he’s hungry?
What if it’s not for him? Does he have a family?

How’d you get here
How’d you end up on the street
Where did you go wrong
Wonder what I’d do if it were me

Chorus:
A new point of view
A walk in your shoes
I wish I could get inside your head
To see what you see
When you look at me
Cause I could have lived your life instead

Verse2:
It was 90 degrees in the Summer heat
She was veiled in black all the way down to her feet
This is America doesn’t she know
Somebody take her shopping buy her some clothes
She came up to me I didn’t understand a word
I was about to leave then another thought occurred
She must be really lost scared and frustrated
I should try again to see what she’s saying

How’d you get here
How’d you get so far from home
What was it that made you leave
Wonder what I’d do if it were me

Chorus:
A new point of view
A walk in your shoes
I wish I could get inside your head
To see what you see when you look at me
Cause I could have lived your life instead

I wanna see oh see what you see
And I wanna feel oh feel just what you feel

Chorus(2x)

Cuz I could have lived your life instead(2x)

Metamorphosis

January 25th, 2007 by ratih-narsis

I’m in a coccoon and getting butterfly

Gonna get my self clean and new wings

I know it takes long times and it’s not a fling

So I took a break and cut the cry

I gotta be patient to finish the fight

I cannot stop looking for the light

And the dangerous tricky thing in my sight

Will just trap me and take all my might

If I succeed, will I love the new me?

Will I finally leave the shield?

Or, if I fail what will I be?

Being stuck with all the things that I built?

January 25, 2007. 21:39

Forgive The Past For A Better Tomorrow

January 25th, 2007 by ratih-narsis

I heard Someone told me:

"The Earth is not happy

When We are together"

Well, I can think better:

"We are growing seeds and

The Rain helps us to grow"

But this all has vogue end

I have a boat to row

If only he knew, I listened to:

Billie Myers’s "Kiss The Rain"

Trying to ease the "I miss U" pain

Thinking, did he feel it, too

I cannot stay still too long and

Let the stream bring me to a fall

The world doesn’t revolve around

Only him and me, that’s I recall

Then he said: "Forgive The Past,

For a better tomorrow"

The world has too much sorrow

So I grieved just in a blast

Divine shall show the light for me…

October 26, 2006. 23:36