Reuni, Berenang, Berendam, dan Disidang
Thursday, December 28th, 2006Weekend kemarin, 23-25 Desember, Ra kumpul dengan Irma, Prima, Mia, dan Dayat.
Tanggal 23 siang, Irma datang ke kosan Ra sambil membawa cerita-cerita mengenai hal-hal yang dia alami di pekerjaannya. Sabar aja, deh Ma..
Sorenya, Dayat datang, dan.. hohoho! Ra bener-bener merasa aman ke stasiun di pagi hari dengan sosok yang satu ini, apalagi rambutnya di Mohawk, udah kaya preman bener. Menjelang magrib, Ra dan Dayat makan ikan bakar depan kosan Ra, Irma makan bebek goreng. Ternyata ikan bakarnya itu cukup murah. Sekitar 14rban. Ra makan ikan Ayam-ayam (yang dagingnya banyak itu, ampe kepalanya juga banyak dagingnya… ;p), sedangkan Dayat makan ikan bawal (baunya lebih amis!)
Malamnya, karena bosan dan ga tahu harus ngapain, Ra, Irma, dan Dayat memutuskan untuk melihat malamnya Jakarta, akhirnya mereka ke ITC Ambassador, berburu DvD bajakan, naik taksi. Kalo naik taksi malam hari Ra suka was-was, tapi sama Dayat.. serasa punya lapisan pelindung, ya kan Ma?
Ra beli film Blow (Johnny Depp) dan Borat. Sayang "Borat" ga bisa terbaca di DvD Ra. Ra suka banget dengan film Blow, meski menceritakan tentang Drug Dealer, Ra suka dengan beberapa tingkah polah Johnny Depp di film itu dan musik meksiko yang ringan itu.
Irma beli Pirates of Carribean: Dead Man’s Chest. Film ini lebih suram dari film pertamanya. Tapi tetap lucu. Mungkin karena jalur pikiran Ra kadang komik banget, jadi yah.. Ra senang nonton film yang satu ini.
Besok paginya, dengan terkantuk-kantuk karena kurang tidur, Ra, Irma, dan Dayat menjemput Prima di Gambir. Mungkin karena supir taksinya yang payah atau kurang tidur plus kipas angin semalaman, Irma jadi agak mual. Setelah memutari Gambir karena salah masuk pintu, akhirnya ketemu juga dengan Prima, yang berdiri depan taksi-taksi dan mengenakan T-Shirt orange. Ra mengagetkan Prima dari belakang. Yah…nostalgia dikit, cupika cupiki, pipi Ra jadi korban kekangenan Prima aka dicubit lumayan keras.
Selama perjalanan menuju kosan, Ra sempat diminta untuk menjadi guide Prima. Ra juga masih minim pengetahuan mengenai Jakarta. Tapi begitu lewat Sarinah…
Ra: "Nah, Prim..ini nih..tempatnya gay, lesbian, dan biseks ngumpul.."
Irma & Prima, "Nyaelah!!! Lo nih! Sekalinya jadi Guide malah…!"
Balik ke kosan Ra, mereka semua makan, abon rendang Dayat pun dipaksa menjadi lauk juga. Sorry Yat! ;p
Siang, sekitar jam 1an, Ra, Irma, dan Prima melaju ke Kelapa Gading. Makan di PH. Mereka memesan: Pizza Super Supreme medium, cola pitcher, dan salad & mushroom soup.
Karena Ra ga begitu suka nanas (menurut Ra adanya nanas di Pizza tidak nyambung dengan rasa yang lain), jadi terjadi lah adegan suap-suapan, Ra ke Irma (untuk nanas). Ra ke Prima, nyuapin Paprika, jamur, ato bawang bombay.
Selesai makan, dengan sangat kekenyangan, mereka menunggu bertemu Mia. Akhirnya mereka berkeliling dan mencari kado untuk Prima dan berhasil mendapatkan satu lipstick dan eye shadow.
Ternyata rumah Mia in a far far away land…di Kalibata.. Jadi aja selama perjalanan yang sekitar 1,5 jam itu menghasilkan perbincangan yang aneh-aneh, dan berkeputusan: malam ini Ra disidang!
Sampai di rumah Mia.. ngobrol-ngobrol dikit, ganti baju.. meluncur deh ke kolam renang. Ternyata kolam renangnya ada yang kedalaman sampe 2m! He3x…Ra seneng banget. Jadi Ra bisa puas-puasin renang.
Irma, Prima, dan Mia ga pada bisa renang, jadi mereka hanya berendam-rendam. Tapi lama-kelamaan, Irma bersemangat untuk belajar, dan setelah 1 jam akhirnya Irma bisa menyebrangi lebarnya kolam renang tanpa berhenti dan dengan mengapung. HORRRREEEE!!!
Sementara Prima, dia masih berjuang untuk mengapung..
Mia, di tengah waktu, dia mementaskan diri karena ada gangguan perut dan akhirnya memfoto-foto kita.
Ternyata gaya bebas Ra udah jelek banget, apalagi gaya punggung…emang mungkin spesialis gaya anjing dan katak ;p
Setelah lelah berenang, Ra, Irma, dan Prima berendam di jacuzzi kamar mandi. Seperti 3 anak kecil yang sedang dimandikan.
Mungkin karena senangnya berenang, tidak terasa energi sudah terkuras banyak (apalagi dua orang itu, yang berjuang keras untuk bisa renang), akhirnya mereka makan dengan nikmatnya dan porsi yang cukup besar ;p
Dan..tiba lah saat Ra disidang. Kalau dalam suatu persidangan, mungkin Ra terdakwa yang paling ngeyel, Ra sih bilang itu "pembelaan diri" ;p
Yah…pokoknya bla bla bla bla bla…. kesimpulan: "There should be a brand new Ra in 2007 and for the future!"
Dimulai dengan: Membiasakan SENYUM dan RAMAH..! dan…Less Selfish.. ;p
Malamnya, Prima merintih kesakitan, mungkin karena sebelum renang tidak pemanasan dan mungkin karena sudah lama ga renang juga. Plus selama perjalanan dia naik kereta hampir 3 jam berdiri dulu membawa beban yang lumayan. Akhirnya dia minta dipijit.
Esok paginya, terbangun jam 8.30an…dan berenang lagi hingga jam 10an..lumayan gosong deh.
Irma jadi semakin mahir berenang, meski dia masih berkisar di 3/4meter saja. Prima akhirnya berhasil menyebrangi lebar kolam renang, tanpa berhenti dan dengan mengapung! CONGRATULATIONS!
Karena kecapekan berenang dan badan jadi sakit-sakit, Irma dan Prima akhirnya beli Pil Kuat di Indomaret.
Karena kereta Prima baru berangkat jam 6 sore, jadi mereka mampir dulu ke kosan Ra. Dari rumah Mia, ke kosan Ra, ternyata hanya dibutuhkan satu kali Metromini 604. Di metro mini, jari kaki manis kiri Ra terinjak orang…tepat di kuku! SAKIIIIT!!!
Di kosan Ra, ga banyak hal yang dilakukan. Prima mengepak barang, Irma tidur, Ra..beres-beres kamer dikit.
Untuk mengantisispasi kelaparan di kereta, sebelum berangkat mereka menemani Prima makan di Hokben. Ra makan menu kesukaan Ra, chicken teriyaki, sedangkan Irma dan Prima pesan Beef Sukiyaki.
Entah mungkin Ra dan Irma memang "kembar," di Gambir, kaki kiri Irma juga tergilas roda koper orang.