Archive for November, 2006

Years In College Part 9: ModBrit, EngLit, ‘Sheryl Crow’, ‘Heartless Lady’, TaTu - Pyjamas Party, & TaTu - Purple Valentine

Wednesday, November 29th, 2006

Di ModBrit ini, mahasiswi belajar tulisan-tulisan berbahasa Inggris karya orang-orang dari negara-negara yang dulunya pernah dijajah Inggris, (Commonwealth). Sebenarnya menyenangkan, kalau saja deadlinenya ga gila-gilaan. Beberapanya ada puisi. Yang paling Ra suka adalah Small Place, mirip banget ma cerita Indonesia. Oh, iya, Ra untuk paper akhir, mengangkat bahan dari W.B. Yeats’s Deirdre. Di puisi drama ini, Yeats menumpahkan kisah cintanya dengan dicover dongeng jaman dahulu dan permainan warna.

Di ModBrit ini…kalo ujian..hanya Tuhan dan Tag yang tahu berapa nilai yang akan diraih Mahasiswa…mau otak diperes kaya apa juga..nilai yah…gitu-gitu aja…Hiks…Ra cuma bisa bersyukur nilainya tidak menyentuh ‘C’.

Oh, iya…Englit juga ga kalah seru! Seinget Ra, di mata kuliah ini lah pertama kali Ra mendengar istilah ‘penis’ dan ‘vagina’ disebutkan. Ra masih ingat saat pertama kali itu terjadi, banyak muka-muka yang memerah atau memperlihatkan muka terperanjat. Englit itu membahas karya sastra orang Inggris sejak awal. Dan…orang Inggris itu sudah berkarya bahkan sebelum Yesus lahir, artinya…bahan yang harus dibaca mahasiswa SANGAT BANYAK!

Meski Purple Punk (A.I.Z) dan Grizzly Bear (R.B.) sudah memilah-milah mana yang paling perlu dibahas, tetap saja…SANGAT BANYAK..!!!

Jaman awal terbentuknya Inggris, argh!!! Bahasanya sama sekali ga ngerti, sampe harus baca terjemahan bahasa Inggris modern. Di awal-awal periode, bentuk karyanya puisi. Yang paling berkesan ya itu tuh ttg Arthur, Camelot, Merlin…dari chivalry, penis, magic, semuanya nyambung…

Dan akhirnya terkupas bahwa Shakespears was not that charming…ternyata ada kemungkinan dia biseks, mencuri naskah orang, dan mungkin bahkan dia hanya tokoh fiktip.

Ra sebel banget waktu baca Frankenstein. Sedih deh…kasihan si Monster. Manusia tuh ternyata jahat banget, ya??? Masa dah diciptain dengan buruk rupanya, trus ditinggal gitu aja???!!!! Padahal si Monster itu sebenernya hanya ingin berteman.

Nah! EngLit pun sama seperti ModBrit..mendapatkan angka besar itu sangaaaat sulit! Pertama mendapat angka kecil, yaitu saat kuiz…rasanya sedang ada di tepian jurang yang runtuh…dan selanjutnya…nilai memang naik, tapi hanya merayap…hiks…kejam! Padahal dah sampe ga tidur segala dan saat menjawab soal-soal itu tangan Ra suka pegel banget…yah sekali lagi, Ra juga bersyukur meski nilai hanya menyentuh ‘B’.

Trus ada tuh, satu dosen yang ceriwis banget, "Sheryl Crow", di mata kuliah ini ada peristiwa yang Ra inget:

1) Karena baca Maya Angelou’s I Know Why The Caged Birds Sing, Ra ga bisa numpang kaki selama nyaris sebulan. Eh tanya kenapa????!!! Karena di novel itu ada narasi anak kecil yang diperkosa oleh pacar ibunya, dan digambarkan rasanya "terbakar" terus berdarah…Arggghhh!!!! Ra merasa nyeri di sekitar selangkangan selama sebulan lebih tiap inget itu!!! Dan Ra ga bisa duduk tumpang kaki karena Ra ga mau merasa punya Vagina.

2) Mahasiswa disuruh baca novel Virginia Woolf yang judulnya To The Lighthouse, yang ampuuuuun deh…membosankan banget! Ra ampe ga kuat baca cuma beberapa halaman, dan ternyata sekelas berpikiran sama. Alhasil "Sheryl Crow" marah2x….Gara-2 stream counscioussnessnya Virginia Woolf, Ra melakukan research yang akhirnya menyembuhkan penyakit Ra sendiri. Sebelum penyakit Ra sembuh, Ra demen banget pake-pakean hitam, pokoknya warna yang gelap dan mengenakan celak dan eyeshadow hitam dan lipstick pucat. Kalo Ra jalan di koridor, biasanya orang minggir…serasa The Craft. Dulu, Ra punya koleksi baju hitam banyak banget. Kalo ada baju yang warnanya bukan hitam, itu pasti pemberian orang.

Mengenai Ra hobby pake baju warna gelap, dulu ada peristiwa yang ga bakal Ra lupa. Waktu Ra akan UMPTN, Ra dan Cucu (R.D), temen SMU yang bimbel bareng sama Ra, mengecek lokasi UMPTN. Mereka janjian di depan gerbang Universitas Langlangbuana. Ra sudah berdiri lama di depan gerbang itu. "Mana si Cucu?" Akhirnya Ra melihat Cucu di seberang dan melambaikan tangan, tapi Cucu diam saja. Kemudian, ga lama Cucu nyebrang, tapi tampangnya lempeng aja. Setelah lebih dekat, Ra melambaikan tangan lagi dan Cucu melihat dan memberikan reaksi terkejut. "Loh, yang pake baju merah marun itu dari tadi lo, Nek? Kirain orang lain! Cucu pikir, Nenek ga mungkin pake baju merah, biasanya kan kalo bukan biru dongker ya hitam." Yah..sweater merah marun itu pun jadi milik Ra karena hadiah ulang tahun dari kakak Ra.

3) Ra baru tahu bahwa perjuangan persamaan hak oleh wanita disebut feminisme. Udah berjuang selama bertahun-tahun, baru tahu namanya yah…di semester itu. Cara dosen ini mengajar, asik, seperti diskusi dengan cewek-cewek, pernah dia mengangkat pembicaraan mengenai hubungan. "Pernah ga kamu berinisiatif duluan ke co kamu?" dan pertanyaan itu disambut kernyitan dahi oleh cewek-cewek. "Sheryl Crow": "loh kenapa? kok reaksinya gitu?" cewek-cewek: "nanti dibilang agresif lagi" "Sheryl Crow": " Loh, emangnya kenapa dengan agresif?! Trus kamu bakal diem aja nunggu co kamu mengumpulkan keberanian? Laki-laki juga punya rasa takut dan malu."

4) Saat membahas Michelle Roberts’s Daugthers of the House, yang mengenai di kegelapan, "Sheryl Crow" bertanya pada mahasiswa, "bagaimana perasaan kamu saat di kegelapan?" kalau di buku itu digambarkan dua tokoh perempuan itu merasa lebih nyaman di kegelapan karena tidak dapat dilihat dan bisa menjadi siapapun. Ra jawab, "merasa nyaman dan ngantuk." "Sheryl Crow" kemudian bilang, "kalo dalam teori Freud, bisa dikatakan kamu kurang kasih sayang saat kecil, jadi kamu kangen dengan kehangatan, kenyamanan, dan kegelapan rahim." Selesai dia mengutarakan ini, seisi kelas nengok ke Ra. Ra hanya mengangkat alis.

Di masa-masa ini nih…mahasiswi bertemu dengan teori-teori baru. Ada yang tidak terima dengan teori itu dan ada yang keracunan.

Oh, iya! Ada peristiwa yang ga akan Ra lupa! Ra pernah diberi nilai "E" oleh Heartless Lady karena dikiranya Ra ga ambil UAS! Padahal Ra ikut UAS, tapi Ra emang ga tandatangan karena Ra tidak tahu bahwa ada ada 2 absen di map terpisah. Akhirnya Ra harus berhubungan dengan Heartless Lady…sucked!!! Untungnya karena Ra ga pernah bolos, dia hapal dengan wajah Ra, jadi dia mengganti nilai "E" itu dengan "B."

Entah sejak kapan TaTu mulai ada ritual PyjamasParty di rumah Meong. Sepertinya dimulai karena Englit, Ra, Meong, & Onta nonton film-film yang ceritanya dibahas di Englit, ya seputar Inggris jaman kuno gitu, Arthur, Merlin..yang ampun deh…durasinya panjang bener, ya?!!!

Di PyjamasParty ini, mereka semua mengenakan pyjama, yah…cha cha cha (ngobrol), baca komik, nonton Dvd ampe pagi (kalo ada yang tertidur akan dihukum dilemparin bantal sampai terbangun atau akhirnya merengek "aduuuuh…ngantuuuuk"), bikin mie di tengah malam, dan ditutup dengan foto-foto.

Pernah suatu hari mereka Pyjamasparty di Valentine Days, mereka semua jomblo (sebenernya status Ra tidak jelas saat itu, tapi mereka berasumsi bahwa apa yang ada di antara Ra dan "Abang" itu menjadikan status Ra tetap jomblo), mereka mendengarkan radio yang memutar lagu-lagu romantis. Entah siapa yang mulai, "Tih, kalo diputar lagu Muse - Unintended, berarti lo resmi jomblo"

…eh bener juga, berputar lah Muse - Unintended. Begitu bunyi petikan gitar pertama, TaTu kontan tertawa. Besoknya mereka berfoto di Istana Plaza mengenakan atasan berwarna ungu.

Maksimal 1 bulan 1x, TaTu mengadakan pyjamasparty, biasanya sih sepulang mengantar Toa beli baju. TaTu penggemar Junk Food sejati ;p

To Be Continued…

Ready For A New Adventure???? (Garbage - Run Baby Run)

Saturday, November 25th, 2006

I might start again…a new adventure…

Garbage - Run Baby Run
Love can be so strange
Don’t it amaze you?
Every time you give yourself away
It comes back to haunt you
Love’s an elusive charm and it can be painful
To understand this crazy world
But you’re not gonna crack
No you’re never gonna crack

Run my baby run my baby run
Run from the noise of the street and the loaded gun
Too late for solutions to solve in the setting sun
So run my baby run my baby run

Life can be so cruel
Don’t it astound you?
So when nothing seems too certain or safe
Let it burn through you
You can keep it pure on the inside
And you know what you believe to be right
So you’re not gonna crack
No you’re never gonna crack

Run my baby run my baby run
Run from the noise of the street and the loaded gun
Too late for solutions to solve in the setting sun
So run my baby run my baby run

Find out who you are before you regret it
Cause life is so short there’s no time to waste it

So run my baby run my baby run
Run from the noise of the street and the loaded gun
Too late for solutions to solve in the setting sun
So run my baby run my baby run